Beranda » Kementan Minta Nanas Diolah dan Diekspor

Kementan Minta Nanas Diolah dan Diekspor

Menteri Pertanian atau Mentan bernama Syahrul Yasin Limpo meminta para desa sentra produksi nanas melakukan pembangunan pada hulu sampai dengan hilir.

Diharapkan ke depannya nanti nanas bisa diolah jadi produk yang siap jual dan berorietnasi kepada ekspor.

“Saya senang ada di sini, namun tentu ini masih perlu diolah lebih dalam lagi. Saya tau jika nanas itu sangat dibutuhkan di luar negeri sehingga hal ini memerlukan konsentrasi serta nanas bisa naik kelas. Jadi, hilirisasinya harus jalan.” Ucap Syahrul saat melakukan kunjungan ke perkebunan nanas pada Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam di Kabupaten Muaro Jambi.

Syahrul juga memberikan harapan untuk industry pengolahan nanas agar bisa segera dikembangkan pada lokasi itu demi memproduksi olahan nanas yang sudah siap ekspor. Untuknya, ia minta agar lahan penanaman ini dapat diperluas.

“Kalau bisa lahannya di atas 5000 hektar supaya kita bisa mengarah kepada skala industry pengalengan. Jika gak, maka pasokan bahan bakunya akan sulit.” Ucapnya.

Selain itu, Syahrul juga ikut mendorong para petani Desa Tangkit Baru dalam menanam komoditas pertanian lain yang dapat ditumpangi sari dengan tanaman nanas ataupun ditanam pada pinggiran kebun seperti jagung.

Dengan begitu, maka pendapatan petani bisa tetap menjaga saat panen nanas belum dilakukan. “Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, dan Kabupaten Muaro Jambi adalah sebuah lokasi perkebunan nanas yang paling luas di Provinsi Jambi. Kawasan satu ini jadi sentra perdagangan nanas.”

Kebanyakan area perkebunan nanas yang ada di daerah itu adalah kawasan dataran rendah gambut yang ada di ketinggian 20 meter di atas permukaan laut atau mdpl.

Nanas yang dikembangkan oleh petani sampai saat ini pada desa tersebut memiliki jensi queen dengan kriteria daun yang pendek serta berduri tajam dan juga buah lonjong yang mirip kerucut.

Petani nanas setempat bernama Ambok Asek yang berumur 45 tahun berkata bahwa peremajaan tanaman nanas juga harus dilakukan secara berkesinambungan di wilayah itu. Komiditas buah yang bersisik itu adalah satu – satunya andalan untuk pendapatan mereka.

“Sudah lama nanas menjadi satu – satunya andalan dalam usaha ekonomi keluarga kami. Itulah kenapa kita tetap merawat kebun nanas kami dengan baik.” Ujarnya.

ridie

Kembali ke atas